Profil Pribadi

 

17.David_wijayaNama : David Wijaya dan Irene Wijaya

Tanggal Lahir : 16 November 1953 dan 12 Juli 1953

Hobby : Fotografi dan travelling

Tanggal Bergabung di KK Indonesia : 08 Januari 1999

Mencapai Peringkat Pearl Star Manager : Februari 1999

Mencapai Peringkat Emerald Star Director : Mei 2003

Mencapai Peringkat Diamond Star Director : Agustus 2003

Mencapai Peringkat Crown Star Director : Oktober 2004

Bebas Menggunakan Waktu Untuk Hobby

Pantang menyerah, mempunyai impian yang jelas, mengikuti sistem, dan percaya diri adalah empat kiat yang digunakan oleh Crown Star Director David Wijaya dalam menjalani kehidupannya.

Pantang menyerah adalah kiatnya yang pertama, atau lebih tepat dikatakan sebagai karakter sikapnya. Dengan sikap pantang menyerah ia meniti karir dari bawah dan mendapatkan gadis pujaan hatinya, Irene Wijaya. Setelah menikah, David memimpikan sebuah usaha yang stabil, berjangka panjang, dan sesuai dengan jiwanya yang dinamis dan pekerja keras. Ia pun mulai berwiraswasta dengan mendirikan usaha percetakan.

Namun pada tahun 1991, ia mengawali karirnya di dunia perbankan sebagai pimpinan cabang pembantu. Kondisi perekonomian keluarganya pada saat itu diakuinya sudah cukup mapan. Oleh sebab itu, ia sama sekali tidak tertarik ketika Herman Wijaya datang menawarkan produk kesehatan dan peluang bisnis pemasaran jaringan. Tetapi setelah ia mencoba produk kesehatan tersebut, ia merasa lebih sehat. Maka, ia pun mulai menjalankan bisnis MLM.

Tanpa malu-malu dan ragu, David mulai menawarkan bisnis tersebut meskipun posisinya pada saat itu sebagai pimpinan sebuah bank. Impian untuk mencapai target jangka panjang membuat David ingin lebih fokus menjalankan bisnis pemasaran jaringan. “Impian itulah yang menjadi obat dan senantiasa memompa semangat kerja saya,” tukas David.

Sejak menjalankan bisnis MLM, David mengatakan bahwa bisnis tersebut telah menstabilkan kondisi perekonomiannya dan juga kepribadiannya. Tuntutan untuk patuh pada sistem membuatnya harus menyesuaikan sikapnya agar menjadi lebih positif. Perubahan itu pula yang menyebabkan David berani memutuskan untuk menjalankan bisnis KK Indonesia. “Saya optimis sekali dengan bisnis ini, sebab visi dan misi KK Indonesia sangat jelas,” tegasnya.

“Kini, mencapai peringkat CSD bukan berarti puncak segalanya. Justru CSD merupakan titik awal, sebab paling tidak saya harus mengupayakan bagaimana down line saya menjadi besar, produktif dan kuat,” tandasnya.

Video

JavaScript is disabled!
To display this content, you need a JavaScript capable browser.

Resize Video

Follow Me

 Share to Facebook  Share to Twitter  More...